Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghilangkan Rasa Malas yang Berlebihan dan Akut

Cara menghilangkan, mengatasi, melawan, mengusuri rasa malas
Menghilangkan rasa malas yang berlebihan pada diri sendiri merupakan sebuah tantangan tersendiri. Mungkin banyak dari kita yang mempunyai sifat penghambat produktivitas ini dan ingin segera mengatasinya. Apakah kamu salah satunya? Di bawah ini merupakan cara menghilangkan rasa malas yang ampuh. Yuk langsung saja kita simak.

1. Cari tau apa penyebab rasa malas kamu

Apa yang membuat kamu malas? Apakah karena nggak ingin melakukannya? Bisa dikerjakan nanti? Atau mungkin sudah terlalu mager karena kelelahan?

Mengenali penyebab mengapa kamu jadi malas (dengan menanyakan kepada diri sendiri) merupakan cara paling pertama yang perlu kamu lakukan. Sebab dengan begitu, kamu bisa mengatasi kemalasan kamu dengan mudah, dan kamu juga dapat mengikuti serta menerapkan tips yang selanjutnya.

2. Buat target apa yang harus dikerjakan hari ini

Pagi hari setelah bangun tidur, sebisa mungkin luangkan waktu sejenak untuk membuat daftar (to-do-list) harian. Tanyakan pada diri sendiri, kamu ingin melakukan apa saja hari ini? Tulis itu semua di catatan khusus yang ada di HP kamu.

Hal ini perlu dilakukan dengan tujuan agar kamu dapat mengikuti agenda sesuai dengan yang telah kamu tentukan, juga agar kamu nggak kehilangan arah yang membuatmu jadi merasa malas karena nggak ngerti apa yang harus kamu lakukan hari ini.

3. Jangan menunda-nunda

Apabila sudah waktunya kamu harus melakukan suatu hal, kamu juga harus paksakan diri untuk melakukannya sekarang juga atau nggak sama sekali. Selalu tanamkan pada diri sendiri dengan cara yang seperti ini, maka kamu dapat mengusir rasa malas kamu dengan mudah.

Pun ketika kamu hendak melakukan sesuatu, nggak perlu banyak berpikir, langsung saja kerjakan sekarang juga. Sebab jika kamu terlalu banyak memikirkan mengapa kamu harus melakukan itu, nanti yang ada malah kamu akan punya banyak alasan untuk menunda-nunda.
Kerjakan sekarang juga atau tidak sama sekali.
Sebagai tambahan. Ada satu trik yang bisa kamu terapkan untuk mengakalinya, yaitu dengan cara merubah kata "harus" menjadi "mau". Misalnya, "saya harus cuci baju sekarang juga", kamu bisa ganti dengan, "saya mau cuci baju sekarang juga."

Dengan membiasakan yang seperti itu, otak kamu akan merasa seperti ter-hack oleh sugesti yang kamu nyatakan, bahwa kamu mau, bukan kamu harus (melakukannya). Jadi alasannya kamu melakukannya memang "karena mau," bukan "karena harus."

4. Bagi tugas besar menjadi beberapa bagian kecil

Kamu bisa membagi tugas-tugas yang sekiranya terlalu berat menjadi lebih ringan, yaitu dengan cara membagi porsinya menjadi kecil-kecil.

Maksudnya begini, misalnya kamu punya tugas besar yang deadline-nya masih 1 minggu nih, meskipun terbilang masih lama, namun jangan merasa santai, "halah toh masih lama deadline-nya." Ingatlah bahwa suatu tugas yang nggak kamu kerjakan dengan segera—lama-lama akan menjadi 'gunung' nantinya, dan bukan nggak mungkin kamu akan merasa kewalahan di akhir.

Oleh karena itu, bagilah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil yang sekiranya kamu bisa kerjakan satu hari demi satu hari, sehingga nanti pada saat sudah berada pada deadline-nya, kamu jadi nggak merasa terbebani. Hal ini juga berlaku untuk tugas harian yang bisa kamu selesaikan hari ini.

5. Tentukan skala prioritas

Kira-kira mana yang harus kamu kerjakan terlebih dahulu karena lebih penting? Urutkan skalanya dari paling atas yang menurut kamu paling prioritas hingga paling bawah yang bisa kamu kerjakan di akhir. Bisa dengan cara memasukkan aktivitas ke dalam 4 kategori seperti di bawah ini:
  • Penting dan mendesak.
  • Penting tapi tidak mendesak.
  • Tidak penting tapi mendesak.
  • Tidak penting dan tidak mendesak.
Dengan begitu, aktivitas harian kamu akan menjadi lebih terstruktur dan terorganisir dengan baik.

6. Paksa diri sendiri untuk melakukannya tepat waktu

Mengapa perlu memaksa diri sendiri untuk melakukan tugas tepat waktu? Yaitu agar kamu bisa membiasakan hal-hal yang nggak biasa menjadi biasa kamu lakukan, mengingat manfaat dari tepat waktu sangat banyak, salah satunya; kamu akan merasa lebih tenang karena nggak terbebani dengan hal-hal yang seharusnya nggak kamu jadikan beban.

Namun ingat, memaksa diri sendiri boleh, namun jangan terlalu keras. Kamu bisa menghadiahi diri sendiri apabila kamu bisa selalu tepat waktu menyelesaikan tugas.

7. Seimbangkan antara waktu beraktivitas dan waktu beristirahat

Sudah menjadi hak kamu memiliki waktu untuk beristirahat setelah kamu melakukan pekerjaan yang membuat lelah. Kamu bisa menyeimbangkan kedua hal ini sesuai dengan porsinya.

Ketika kamu harus melakukan suatu pekerjaan, konsentrasikan secara penuh pada hal itu, dan apabila kamu telah menyelesaikannya, berikan jeda untuk dirimu sendiri, yaitu dengan beristirahat atau dengan melakukan aktivitas apa saja yang menyenangkan. Dengan begitu rasa letih yang kamu rasakan akan menghilang dengan sendirinya dan kamu pun siap mengerjakan hal-hal lainnya lagi lain kali.

8. Motivasi diri sendiri

Memotivasi diri sendiri perlu kamu lakukan supaya kamu jadi lebih semangat menjalani aktivitas harian. Jika kamu bingung bagaimana cara memotivasi diri sendiri agar tak malas sepanjang hari, kamu bisa baca artikel tentang: cara mensugesti diri sendiri. Di sana kamu juga akan menemukan cara agar dapat memberikan respon positif pada masalah yang kamu hadapi.

9. Hindari sesuatu yang membuat rasa malas kamu muncul

Apa saja sih yang membuat rasa malas muncul itu?
Bisa saja dari HP kamu yang isinya media sosial, terus sofa, tempat tidur, atau bahkan kursi yang empuk nan nyaman(?) Saran saya, jauhi ke-semuanya, dan kalau perlu tinggalkan.
Maksudnya bagaimana kok ditinggalkan?
Misalkan, HP kamu taruh di suatu tempat yang sekiranya nggak terlihat oleh mata. Bisa di tas, di jaket, atau di mana saja, yang penting jangan sampai terlihat langsung oleh indra penglihatan ini. 

Bagaimana dengan sofa dan tempat tidur? Jauhi tempat-tempat yang terlihat nyaman untuk bersantai. Kalau kursi yang empuk itu? Ganti dengan kursi lain yang nggak terlalu nyaman. Simple, itu semua demi mengatasi rasa malas kamu bukan?

10. Beri penghargaan untuk dirimu sendiri

Masih ingat dengan poin nomor enam yang menyatakan agar kamu menghadiahi diri sendiri? Yap, hal itu bisa kamu lakukan apabila kamu memang telah berhasil melawan rasa malas kamu.

Kamu bisa memberikan reward kepada diri kamu sendiri dengan membeli sesuatu yang nggak terlalu mahal namun mengesankan, seperti; ice cream, minuman segar, atau main game.

Itu semua menjadi pilihan kamu yang penting kamu merasa ter-apresiasi karena telah memilih untuk menyelesaikan tugas ketimbang menuruti rasa malas. Dengan begitu, kamu menjadi lebih semangat untuk mengerjakan lagi tugas-tugas yang lainnya.
Begitulah ke-10 cara menghilangkan rasa malas yang dapat kamu terapkan secara praktis kapan saja. Semoga dapat membantu.

Post a Comment for "Cara Menghilangkan Rasa Malas yang Berlebihan dan Akut"