Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mensugesti Diri Sendiri agar Selalu Berpikir Positif

Cara mensugesti diri sendiri
Dalam menjalani hidup ini kita sering kali dihadapkan dengan berbagai persoalan yang membuat kita jadi 'geleng-geleng kepala'. Bagaimana tidak, banyak persoalan yang nggak sesuai dengan keinginan kita ini sering kali membuat kita jadi mikir.

Pikiran—hasil dari berpikir—ini adalah merupakan bentuk respon, dan uniknya, setiap orang akan merespon dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang meresponnya dengan pikiran positif, ada juga yang meresponnya dengan pikiran negatif. Letak perbedaan inilah yang akan menjadi topik khusus kita pada artikel ini.
Note: Pastikan kamu punya cukup waktu buat baca artikel ini secara seksama. Karena saya akan membuat kamu berpikir secara mendalam.

Mengapa ada perbedaan cara orang merespon suatu hal?

Coba kita ambil sebuah studi kasus.

Terdapat suatu kasus di mana seseorang mendapatkan masalah yang akhirnya hal itu membuatnya jadi bad mood. Padahal masalahnya sepele, tapi bagi dia, itu adalah hal yang sangat menyebalkan. Hingga akhirnya permasalahan itu men-stimulusnya untuk memberikan respon yang negatif.

Impact yang didapatkan oleh orang tersebut pada akhirnya membuatnya jadi bad mood—yang mana bad mood ini adalah 'buah' dari respon negatif atas permasalahannya.

Bagaimana kalau posisinya kita rubah?

Sekarang mari kita ambil 'hikmah' dari sudut pandang yang berbeda.

Orang itu mendapatkan suatu masalah yang mengganggunya, alih-alih ia akan merespon hal itu dengan buruk, namun orang itu malah memberikan respon yang positif.
Lho kenapa bisa begitu? Padahal kan, orang kalau dapat masalah, pasti akan merasa jengkel. Ini malah seneng, terus malah bereaksi dengan respon positif.
Jawabannya cukup simple: Itu karena adanya refleks by insting.

Jadi itulah mengapa ada perbedaan cara orang merespon suatu hal, yaitu karena setiap orang mempunyai refleks yang tertanam di alam bawah sadarnya masing-masing, dan setiap orang akan memberikan refleks yang berbeda-beda dalam merespon suatu persoalan.

Menurut Wikipedia, refleks adalah gerakan yang dilakukan tanpa sadar dan merupakan respon segera setelah adanya rangsangan.

Pada dasarnya, semua itu tergantung dari 'setting-an' sistem alam bawah sadar masing-masing. Itulah poin pentingnya.

Lalu, mungkin sekarang kamu mempertanyakan,
Apa ada cara supaya kita bisa merespon setiap persoalan/permasalahan yang kita temui di kehidupan ini dengan refleks yang positif?
Jawabannya: tentu saja ada. Tapi, tidak akan mudah, karena kalau kamu ingin punya refleks yang bagus, kamu perlu men-setting ulang sistem alam bawah sadar kamu dan umumnya itu membutuhkan waktu yang bisa dibilang nggak sebentar.

Kalau kamu pernah baca-baca cara mensugesti diri sendiri di artikel lain, kamu pasti males buat mengikuti langkah-langkahnya kan. Kenapa? Karena terasa rumit untuk diikuti. Nah, tapi nggak perlu khawatir, Salnyoret punya solusinya.

Di bawah ini ada panduan praktis mensugesti diri yang bisa kamu ikuti dengan mudah. Kamu bisa menerapkan cara ini untuk mendapatkan refleks yang positif dengan nggak perlu memakan waktu yang lama, bisa dilakukan kapanpun kamu mau. Yuk langsung saja kita terapkan!

1. Cari suasana nyaman

Mencari tempat yang nyaman adalah hal pertama yang harus kamu lakukan. Kamu bisa menjauh dari orang-orang dan pergi ke tempat yang menurutmu suasananya enak dan tenang.

2. Rilekskan pikiran

Kalau sudah dapat tempat, sekarang yang perlu kamu lakukan adalah menenangkan pikiranmu dari apa saja yang mengganggu. Permudah hal ini dengan menutup mata kamu.

Rilekskan pikiran sampai kamu benar-benar tidak memikirkan hal apapun. Kamu bisa menggunakan imajinasimu untuk merilekskan pikiran, bisa dengan cara membayangkan seperti ini:
Bayangkan kamu akan menuruni sebuah tangga yang memiliki 10 buah anak tangga. Setiap kali kamu melangkah ke bawah, kamu menghitung mundur di mulai dari angka 10 dan mengatakan kepada dirimu (bersuara dalam hati) bahwa, "aku semakin dalam dan rileks". Terus ulangi sampai anak tangga terakhir.

3. Atur pernapasan

Sekarang atur pernapasanmu. Tarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan. Lakukan hal ini beberapa kali sampai kamu merasa, 'oke, ini sudah cukup.'

4. Beri sugesti

Sudah merasa tenang? Kalau sudah, sekarang adalah saat yang tepat kamu bisa mulai memberikan sugesti positif ke diri kamu sendiri menggunakan kalimat afirmasi sesuai versimu, dan sesuaikan dengan permasalahan yang kamu hadapi saat ini. Ucapkan secara perlahan, atau bisa juga dari dalam hati.

Kalimat afirmasinya kurang lebih seperti ini:
  • Aku memilih untuk ...
  • Aku percaya kalau ...
  • Aku semakin ... dan lebih ...
  • Aku pasti ...
  • Aku bisa ... dan ...
  • Aku yakin ...
  • Aku menerima ... dan ...
  • Aku mampu ...
Sudah dapat gambaran? Rangkai kata-kata tersebut menjadi kalimat sugestif sesuai versimu sendiri dan kalau bisa—buat sepanjang dan semenarik mungkin. Tapi jika kamu bingung, perhatikan poin penting di bawah ini sekaligus saya berikan contohnya.

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat menyusun kalimat sugesti, yaitu:

Gunakan kalimat positif, sebisa mungkin hindari kata "jangan" atau "tidak."

Powerful, dalam memberikan kalimat sugesti, kamu harus menggunakan kata-kata dengan penuh keyakinan dan kesungguhan. Sehingga bisa benar-benar meyakinkan otak bawah sadar kamu. 

Spesifik, jangan menggunakan kalimat yang ambigu. Gunakanlah kalimat yang spesifik, apa yang kamu inginkan.

Present tense, gunakan kalimat yang menggambarkan kondisi itu saat ini. "Aku menikmati..." misalnya, jangan menggunakan kalimat "Aku akan menikmati...".

Gunakan kata "Bayangkan dan Rasakan", kata-kata ini adalah salah satu mantra ajaib yang bisa secara langsung menembus pikiran bawah sadar. Jadi, sering-seringlah menggunakan kata-kata ini.

Sehingga kalau disatukan, contoh kalimat afirmasi positif yang benar adalah seperti di bawah ini.

Contoh kalimat afirmasi positif:

Hari ini aku memilih untuk lebih tenang dalam menghadapi persoalan kecil ini. Aku bisa menerima segala yang terjadi saat ini. Aku yakin setiap permasalahan pasti ada solusinya dan aku percaya kalau aku pasti bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan mudah. Adanya masalah ini membuatku jadi semakin dewasa dalam menyikapi setiap persoalan.
Kalau sudah, kamu bisa mengulangi langkah ketiga (mengatur pernapasan) dan buka mata secara perlahan.

5. Tersenyum

Langkah terakhir, tersenyumlah. Kalau perlu, cari cermin atau nyalakan kamera depan HP mu untuk melihat senyuman indahmu yang terpancar mempesona, dan lihat betapa bahagianya dirimu setelah mendapatkan sugesti positif dari diri sendiri.

Selesai. Kamu bisa melanjutkan aktivitasmu kembali seperti biasanya. Itu adalah cara praktis mensugesti diri sendiri dengan menggunakan kalimat afirmasi positif yang bisa kamu lakukan di mana saja dan kapanpun kamu mau.

Pahami baik-baik kalimat ini:
Kualitas pikiran kita menentukan kualitas hidup kita.
Itulah pentingnya mengapa kita harus memberikan sugesti positif pada diri sendiri. Jadi jangan anggap remeh dan sepele hal ini ya.

Manfaat dan waktu yang tepat untuk mensugesti diri sendiri

Dengan mensugesti diri secara konsisten, kamu bakal mendapatkan banyak manfaat. Ini beragam manfaat yang bisa kamu ambil dari mensugesti diri sendiri:
  • Mereduksi energi negatif dalam diri.
  • Membuatmu dikelilingi orang-orang dan situasi yang positif.
  • Membawa hal-hal baik ke dalam hidup.
  • Mengurangi stres dan meningkatkan kualitas kesehatan.
  • Mengingatkanmu untuk lebih fokus dan bersyukur.
Dan momen-momen ini merupakan waktu yang tepat kamu bisa mensugesti dirimu:
  • Pada saat bangun tidur.
  • Saat mandi dengan air dingin.
  • Pada saat sedih.
  • Pada saat mengantuk.

Penutup

Begitulah cara mensugesti diri sendiri yang bisa kamu terapkan dengan mudah di kehidupan kamu supaya kamu bisa mendapatkan refleks yang positif dalam merespon setiap masalah yang kamu hadapi.

Perlu diingat, afirmasi ini akan bekerja kalau dipraktekkan secara konsisten. Jadi, lakukan secara rutin afirmasi positif ini di manapun kamu berada ya! Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Cara Mensugesti Diri Sendiri agar Selalu Berpikir Positif"