Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Melatih Intuisi agar Mendapatkan Keputusan Terbaik

Cara Melatih dan Mempertajam Intuisi
Intuisi bukanlah suatu bakat alami. Melainkan suatu kemampuan yang bisa dilatih dan diasah.

Setiap orang di dunia ini pasti 'dibekali' dengan intuisi, namun kadarnya nggak sama, ada yang lemah sekitar 50 persen ke bawah dan ada juga yang sampai 80 persen ke atas—yang artinya intuisinya sangat tajam.

Sebelum kita membahas lebih jauh, kita harus tau dulu nih, apa sih yang dimaksud dengan intuisi?

Intuisi merupakan sebuah kemampuan dalam mendapatkan suatu informasi tanpa menggunakan daya nalar yang logis dan juga rasional. Intuisi juga bisa diartikan sebagai "inner voice", atau suara yang datangnya dari dalam.

Mungkin kamu pernah mengalami momen di mana kamu merasa ada sesuatu yang salah dan nggak beres?

Seperti ketika kamu lagi ngobrol sama orang, tapi kamu merasa bahwa dia nggak ngomong dengan jujur sehingga kamu jadi nggak percaya sama omongan dia, dan setelah kamu coba buktikan sendiri perkataannya, ternyata benar, orang itu cuman berbohong.

Atau dalam hal lain, tiba-tiba saja kamu terpikirkan suatu hal akan terjadi dalam waktu dekat yang akhirnya menjadi kenyataan?

Seperti ketika kamu mau keluar, kamu secara tiba-tiba memprediksi kalau sebentar lagi bakalan hujan, padahal cuacanya lagi panas dan terik, lalu kamu putuskan buat bawa jas hujan aja, nggak lama kemudian cuacanya tiba-tiba mendung dan benar, ternyata hujan. Untung bawa jas hujan.

Pernah? Yap, itulah yang dinamakan suara dari intuisi. Udah kayak punya superpower kan?

Dari mana datangnya intuisi?

Banyak orang beranggapan bahwa intuisi ada kaitannya dengan hal-hal gaib (yang asalnya dari makhluk tak kasat mata). Padahal, nyatanya nggak ada hubungannya sama sekali dengan perkara mistis.

Menurut sisi psikologi, asal atau letak intuisi sebenarnya adalah dari sistem alam bawah sadar kamu. Juga bisa diartikan bahwa intuisi merupakan sifat alamiah murni (naluri) yang dimiliki setiap manusia yang ada di dunia ini.

Jadi, walaupun sepertinya nggak logis, bukan berarti ada kaitannya sama hal-hal klenik ya!

Lalu, kenapa kadar intuisi seseorang bisa berbeda-beda?

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi di awal, bahwa setiap manusia pastilah mempunyai intuisi, hanya saja kadarnya yang berbeda-beda, ada yang lemah dan ada juga yang tajam.

Adanya perbedaan kadar intuisi setiap orang itu dikarenakan—sering atau nggak-nya mereka mau menangkap 'sinyal' yang berasal dari intuisi. Dengan kata lain, semakin kamu mau mendengarkan apa kata intuisi kamu, maka semakin tajam pula intuisi kamu.

Jadi sebaiknya, intuisi jangan kamu abaikan begitu saja, karena bisa jadi suatu saat akan ada momen di mana intuisi kamu ngasih tau suatu pertanda bahwa kamu harus aware akan suatu hal.

Ini manfaat dari mendengarkan intuisi:

  1. Kamu bisa mendapatkan solusi dan keputusan terbaik.
  2. Kamu jadi lebih mengenali diri kamu sendiri.
  3. Kamu jadi lebih percaya sama diri kamu sendiri.
  4. Kamu jadi jauh lebih bahagia.
Dan masih banyak manfaat yang lainnya. Nah, kalau kamu ingin melatih intuisi kamu, Salnyoret punya cara mempertajam intuisi dengan melakukan kelima hal berikut di bawah ini. Yuk langsung saja kita simak!

1. Dengarkan setiap firasat yang datang

Mempercayai setiap firasat yang datang dari diri kamu merupakan hal pertama yang harus kamu lakukan, sebab firasat yang datang secara tiba-tiba bisa jadi suatu pertanda. Misal, firasat kamu mengatakan bahwa orang yang kamu temui barusan bukanlah orang baik-baik, percayai firasat kamu dan kamu harus lebih berhati-hati sama orang itu.
Nanti jadi curigaan dong jadinya?
Bukan curiga, tapi agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

Nggak ada salahnya buat berhati-hati, supaya kamu lebih menjaga diri dari orang yang mau berbuat jahat sama kamu kan.

Atau mungkin contoh simple lainnya. Biasanya intuisi kamu sering ngasih tau kamu sesuatu harus ini harus itu. Tapi kamu nggak tau kenapa kamu harus melakukan itu, ya kan?

Tapi tetap ikutin aja. Meskipun kamu nggak tau alasannya kenapa, namun suatu saat nanti kamu bakalan tau sendiri tanpa kamu harus cari tau kok.

Di situasi apapun pokoknya sebisa mungkin selalu aware sama intuisi kamu ya. Dengerin itu dan percayai, karena pada dasarnya intuisi akan selalu memberitahumu 'sesuatu' pada hal-hal yang benar dan nggak akan pernah membohongi sekali pun.

Mungkin awalnya sedikit sulit karena saat pertama kali kamu coba melatih hal ini, datangnya intuisi bisa samar-samar dan nggak pasti, sehingga hal ini membuat kamu jadi nggak ngeh.

Tapi tenang, lama kelamaan kalau kamu terus mengasahnya, kamu bakalan cepet kok nangkep-nya.
Always pay attention to your gut feelings. No matter how good something looks, if it doesn't feel right, walk away.
Jadi intinya, percaya aja sama intuisi kamu ya!

2. Gunakan sisi emosional kamu

Sisi emosional itu maksudnya feeling kamu. Gunakan feeling kamu di setiap keadaan yang memungkinkan. Misalnya saat kamu ketemu teman kamu, kamu bisa mengira-ngira dan merasakan, dia lagi senang, sedih, stres, bingung, atau apa?

Nggak perlu sampai tanya ke dia perasaannya gimana. Kamu cuma perlu merasakan mood-nya dan ketahui ciri-cirinya saja, supaya intuisi kamu semakin terasah.

Selain itu ada cara lain. Kamu bisa mencatat setiap pikiran dan perasaan kamu sendiri di sebuah jurnal khusus.

Nggak apa-apa meskipun nggak banyak yang bisa kamu ungkapkan, yang penting tulis "setiap pikiran yang kamu pikirkan" dan "setiap perasaan yang kamu rasakan" di dalam jurnal khusus itu.

Hal yang seperti itu perlu kamu biasakan supaya gerbang alam bawah sadarmu terbuka menjadi lebih lebar lagi.

Nah, untuk tips kedua ini intinya, sering-seringlah menggunakan sisi emosionalmu di setiap kesempatan ya.

3. Gunakan sudut pandang yang berbeda

Saat kamu menemui suatu persoalan—yang belum pernah atau sudah kamu alami sebelumnya—kamu bisa cari solusi yang tepat dengan berpikir menggunakan sudut pandang yang berbeda dari biasanya.

Hal yang seperti itu pun juga perlu kamu biasakan mulai dari sekarang. Kenapa? Supaya kamu bisa mempunyai pemikiran yang lebih luas.

Misalnya, ketika kamu punya masalah, kamu bisa mengandalkan intuisimu buat nemuin solusi. Kira-kira apa yang intuisi kamu katakan? Dengarkan, lalu kamu sanggah itu dengan sudut pandang yang berbeda, "gimana kalau seperti ini?"

Dengan menggabungkan banyak berbagai sudut pandang yang berbeda, kamu bakalan nemu solusi paling tepat buat menyelesaikan setiap permasalahan yang sedang kamu hadapi.

4. Abaikan inner-critic

Saat kamu sedang berdialog sama diri sendiri, pasti kamu pernah nemuin suatu perdebatan di dalam kepala kamu kan? Mengapa ini bisa terjadi?

Nggak perlu bingung, itu datangnya dari inner critic
Apa tuh inner critic?
Inner-critic adalah kritik batin yang sering kali menghakimi suara-suara intuisi kamu.

Secara sadar atau tidak sadar, inner critic sering kali men-judge (dengan negatif) setiap suara intuisi—yang mencoba buat ngasih tau kamu sesuatu, tapi kamu mengelak, sehingga terjadilah suatu pergejolakan batin di sana.

Oleh karena itu, sebaiknya abaikan setiap inner-critic negatif yang muncul dan biarkan dialog batin terjadi tanpa adanya rasa takut atau ejekan.

Kamu bisa baca artikel sebelumnya mengenai cara mensugesti diri sendiri supaya kamu bisa menyingkirkan inner critic negatif ini dengan mudah.

5. Temukan tempat yang sunyi

Milikilah tempat favorit untuk menenangkan diri. Tempat yang suasananya sunyi sehingga bisa membuatmu merenung dan menjernihkan pikiran. Tempat di mana kamu bisa membiarkan emosimu mengalir dengan bebas.

Mengapa? Karena di tempat-tempat yang seperti inilah—yang suasananya hening dan tenang—intuisi kamu bisa bekerja lebih maksimal, sehingga kamu jadi lebih gampang buat mendengarkannya.

Kira-kira di mana tempat favoritmu? Coba tulis di kolom komentar ya, Salnyoret ingin tau nih.

Penutup

Ke-5 cara melatih intuisi di atas merupakan langkah mudah dan praktis yang bisa kamu terapkan supaya intuisi kamu jadi semakin tajam, sehingga kamu bisa mendapatkan solusi dan keputusan terbaik dalam mengarungi hidup kamu. Sekian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Cara Melatih Intuisi agar Mendapatkan Keputusan Terbaik"